Malam tadi tiba-tiba gabisa tidur karena kepikiran sesuatu. Sesuatu yang telah terjadi di masa lalu.
Hal memalukan itu terjadi saat gue masih SMP, yaitu umur 12/13, sudah lupa sejujurnya.
Sekarang umur gue sudah 22 tahun. Bayangkan kejadian sekitar 9-10 tahun yang lalu.
Jujur malu banget dengan kealayan yang pernah gue lakuin waktu dulu. Ingin untuk melupakan namun makin teringat, takut banget hal itu terungkit kembali. Mencoba untuk menghapus akun dimana hal memalukan itu dipublish tapi terlanjur lupa password dan email. Bener-bener gabisa dikembalikan lagi.
Di tengah malam itu gue berpikir keras bagaimana caranya untuk menghapusnya. (FYI, hal memalukan itu bukan hal-hal seperti pornografi ya.. tapi kebabilan anak remaja yang nulis-nulis nama cowok yang disuka dan nanya-nanyain temennya pake fake account). Stress karena tidak berhasil masuk ke akun tersebut.
Tapi semakin berfikir, gue merasa masa lalu akan selamanya menjadi masa lalu, kenapa tidak dijadikan pembelajaran aja. Toh, sekarang udah ga jadi seperti itu lagi. Kalaupun ada yang mengunkit hal tersebut, jadiin itu bahan becandaan aja. Akuin keababilan kita pada masa itu, kalo orang pada dasarnya sayang sama kita pasti akan menerima kita juga pada akhirnya.
Jadi gue memutuskan untuk menerima masa lalu gue yang alay dan norak itu.
Dan saat gue memutuskan menerima diri dari masa lalu itu gue tiba-tiba tersadar berarti gue juga sayang ya sama diri gue sendiri.
Thank MySelf.